KESADARAN PENUH
Oleh :
Yusuf Nurmansyah, S.Sos
Perilaku kita terbentuk, dari apa yang sering kita dengar, apa yang sering kita lihat, dan bagaimana lingkungan kita.
Lingkungan yang baik akan membawa kita ke arah yang baik, lingkungan yang memiliki habit kurang baik akan membawa kita ke arah habit yang kurang baik.
Dan akan sangat bahaya, apabila kita sudah terbawa ke arus lingkungan dan habit yang tidak baik, dan kita tidak menyadarinya.
Bagi sahabat yang tidak sengaja mampir ke blog ini, semoga bisa menambah kesadaran baru, akupun menulis tulisan ini berangkat dari sebuah kesadaran baru yang selama ini terjebak pada tujuan hidup yang semu.
====== Pemantik======
Akhir akhir ini, aku sering sekali merasa gelisah, hati yang tidak damai, pikiran yang sumpek, serta tujuan hidup yang tidak jelas.
Dari hari ke hari pikiranku selalu dihantui dengan rasa bersalah, kehilangan makna, rasa curiga dan overthingking yang tiada henti.
Di sore hari menjelang malam, di depan teras rumah, aku duduk merenung, mendalami apa yang salah dengan semua ini.
Hingga sampai pada titik sebuah perenungan, selama ini aku banyak menghabiskan waktu untuk hal yang sia sia, mengejar tujuan hidup yang semua yang tidak ada esensi makanya sama sekali.
========== Bagian Penting========
Masih berlanjut pada perenungan di sore itu, pikiranku masih terus menjelajahi sudut sudut kegelisahan, hinggal akhirnya aku menemukan sebuah kesadaran baru kembali.
Hidup kita, termasuk hidup yang aku jalani pasti ada masalah yang dihadapi, entah masalah dalam pekerjaan, entah masalah dengan keluarga atau masalah dengan kedalaman diri sendiri.
Yang menjadi masalah, kebanyakan dari kita, termasuk kesalahan habit aku selama ini, ditengah masalah yang kita hadapi, kita lebih memilih mengabaikan masalah itu, dan mengalihkannya pada sesuatu yang lain, agar masalah tersebut tidak terdengar bising.
Kita seringkali mengalihkan masalah tersebut dengan bermain game misalkan, atau dengan scroling sosial media tanpa henti.
============= Triger Warning =============
Masalah yang disampaikan tadi merupakan gerbang awal, sebelum kita tenggelam pada sesuatu yang mengerikan.
Ketika kita mengawali habit, ketika mempunyai masalah lalu mengalihkan pada media lain, seperti bermain game atau scrole media.
Ketika habit tersebut terus diulang dan terus diulangi, kita akan kehilangan esensi dan makna, media lain yang sebelumnya dijadikan sebuah pelampiasan malah menjadi sebuah tujuan yang sebenarnya tidak ada maknanya sama sekali.
============== Solusi=====================
Yang harus kita lakukan, jangan menghindari masalah yang dihadapi, tetapi hadapi masalah tersebut, lawan dan pecahkan hingga kita benar benar menemukan solusi.
Standar solusi yang kita cari tetap pada nilai kebenaran yang hakiki yang berlandaskan kepada Al-Qur'an.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar